Anda tidaklah perlu menjadi jenius terlebih dahulu untuk menjadi kaya


Perbedaan besar antara mereka yang sukses dan mereka yang gagal ternyata hanya sederhana saja. Orang sukses dalam setiap hal selalu fokus pada tindakan, sementara orang gagal berorientasi kepada kata-kata. Orang yang mencapai sukses besar adalah orang yang ”melakukan”, sementara mereka yang meraih sedikit menghabiskan hidupnya dengan hanya berharap, berkeinginan, bermimpi dan membuat alasan.

Anda tidaklah perlu menjadi jenius terlebih dahulu untuk menjadi kaya. Apapun dan bagaimanapun kondisi Anda saat ini, Anda tetap bisa menjadi kaya, yang dibutuhkan adalah menerapkan sebuah sistem yang tepat dan telah teruji mampu membuat orang menjadi kaya.

Penemuan yang sangat menakjubkan adalah jika Anda melakukan apa yang dilakukan oleh orang kaya dan sukses lainnya secara terus menerus, pada akhirnya Anda akan mendapatkan hasil yang sama. Kesuksesan financial bukanlah keajaiban melainkan hanyalah merupakan sebuah hukum sebab-akibat, jika Anda memulai sebabnya maka Anda akan mendapatkan akibatnya.

If you don’t have a dream, how are we going to make a dream come true? Mary Martin

When people are highly motivated, it is easy to accomplish the impossible. But when they are not motivated, it is impossible to accomplish the easy. Robert F Kennedy

Knowing is not enough , we must apply it. Willing is not enough, we must do. Johan Wolfgang Goethe

Failure doesn’t mean you are a failure

It just means you haven’t succeeded yet

Failure doesn’t mean you have accomplished nothing

It does mean you have learnt something

Failure doesn’t mean you’ve been fool to try

It means you were brave, you have a nerve

You had courage, be proud of yourself

Failure doesn’t mean you’ll never make it

It does mean it will take longer

Failure doesn’t mean you are finished

It does mean you have a chance to start it all over again, try something new

Failure doesn’t mean God has abandoned you

It does mean He has a better idea

So it is true, failure is NEVER final

Dr Robert Schuller

Tidak ada komentar:

Posting Komentar